LEBAH DAN PRODUKNYA YANG MENAKJUBKAN
Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia," kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. An Nahl, 16:68-69)
Hampir semua orang tahu bahwa madu adalah produk dari lebah madu seekor serangga yang panjangnya 1-2 cm, Tetapi apakah lebah madu hanya menghasilkan madu?. Tentu jawabannya tidak, karena lebah madu tidak hanya menghasilkan madu.
Lebah madu menghasilkan produk-produk lain selain madu, dimana produk-produk lebah madu tersebut memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia. Apakah produk-produk lebah madu tersebut? Kami akan menguraikannya, Tentu setelah kami menjelaskan mekanisme kerja lebah madu di dalam koloni (sarang) lebah madu, serta menguraikan jenis-jenis lebah yang ada dalam koloni lebah madu, karena kedua penjelasan tersebut akan membantu pembaca lebih memahami produk yang dihasilkan lebah madu.
MEKANISME KERJA LEBAH MADU DI DALAM SARANG
Penataan Kesehatan: Di dalam sarang terdapat jaringan pemeliharaan kesehatan yang sempurna untuk mengendalikan segala peristiwa yang mungkin menimbulkan berkembangnya bakteri. Tujuan utama penataan ini adalah menghilangkan zat-zat yang mungkin menim-bulkan bakteri. Prinsipnya adalah mencegah zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, dua penjaga selalu ditempatkan pada pintu sarang. Jika suatu zat asing atau serangga memasuki sarang walau sudah ada tindakan pencegahan ini, semua lebah bertindak untuk mengusirnya dari sarang.
Untuk benda asing yang lebih besar yang tidak dapat dibuang dari sarang, digunakan cara pertahanan lain. Lebah membalsam benda asing tersebut. Mereka menghasilkan suatu zat yang disebut "propolis" (yakni, getah lebah) untuk pembalsaman. Getah lebah ini dihasilkan dengan cara menambahkan cairan khusus yang mereka keluarkan dari tubuh kepada getah yang dikumpulkan dari pohon-pohon seperti pinus, hawwar, dan akasia.
Propolis juga digunakan untuk menambal keretakan pada sarang. Setelah ditambalkan pada retakan, getah tersebut mengering ketika bereaksi dengan udara dan membentuk permukaan yang keras. Dengan demikian, sarang dapat bertahan dari ancaman luar. Lebah menggunakan zat ini hampir dalam semua pekerjaan mereka.